Kamis, 07 November 2013

Pandangan Islam terhadap Teknologi

Kamis, 07 November 2013

Dalam  kehidupan ini,  Islam adalah agama  yang menjamah seluruh aspek-aspek kehidupan. Sifatnya yang menyeluruh  membuat tidak ada sudut sekecil apapun yang tidak dapat disentuh oleh nilai-nilai Islam. Begitu juga dengan teknologi, kemudahan-kemudahan teknologi juga harus kita sadari dampak negatifnya, selain dampak postifnya. Dampak positif yang diberikan oleh jejaring sosial adalah kita bisa saling mengenal banyak teman yang berada jauh dari satu kota, luar kota, bahkan luar Negara. Jaringan yang luas memberikan kesempatan untuk kita memiliki banyak teman dari berbagai dunia.

Selain itu dengan adanya jejaring sosial memberikan kita kecepatan penerimaan informasi dengan cepat, akurat, dan terpercaya. Hal ini dikarenakan disitus jejaring sosial banyak sekali orang mengupdate statusnya dengan kondisi yang sedang dia rasakan saat itu. Ketidak terbatasan informasi ini memang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang menggunakannya dan haus akan informasi, dan tidak jarang banyak orang yang kecanduan dengan teknologi informasi yang satu ini.

Perkembangan teknologi juga berdampak negatif. Teknologi juga tidak sedikit yang memiliki muatan yang tidak ramah, khususnya bagi anak-anak. Contohnya Konten bermuatan pornografi yang marak dan hanya menguntungkan salah satu pihak, tanpa memperhatikan dampak sosial yang lain.Pelanggaran-pelanggaran juga sering terjadi dalam dunia teknologi, mulai dari pelanggaran hak cipta, pencemaran nama baik, cyberstalking hingga prostitusi online.
Tak dipungkiri  terkadang umat Islam saat ini memisahkan antara perkembangan teknologi dengan ajaran Islam. jika seperti itu,maka salah besar jika kita meganggap teknologi bukan bagian dari Islam ataupun Islam tidak membahas mengenai teknologi.Karena Islam juga berperan besar dalam kemajuannya, pengembangannya, sampai pada pengawasannya.

Islam telah  mengajarkan banyak hal dalam  kehidupan ini. Tidak hanya ilmu agama seperti ilmu fiqih, hadist, tafsir dan lain sebagainya tetapi mencakup segala ilmu yang ada.
Tapi sekarang  ini banyak orang  yang terlalu sibuk dengan urusan duniawinya sehingga mereka melupakan  hubungannya dengan Allah SWT. Teknologi saat ini juga banyak yang tidak  mencerminkan  nilai-nilai keislaman,bahkan disalahgunakan  manfaatnya. Hal tersebut terjadi  saat teknologi telah keluar dari fungsi dan manfaat sebenarnya.Dimana saat moral-moral para pembuat ataupun pengguna telah mengalami kemerosotan iman dan takwa mereka.

Sudah  saatnyalah kita mengembalikan  teknologi  pada  jalur  yang  sebenarnya. Dimana nilai-nilai Islam tertanam  kuat dalam dunia teknologi kita. Bukanlah tidak mungkin untuk menerapkan sebuah konsep Islam dalam dunia teknologi bukan hanya sebagai pengerem kerusakan yang lebih banyak ditimbulkannya, tetapi juga demi terwujudnya kebangkitan umat islam.
"Hendaklah  kamu  selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong). (HR. Bukhari)"
Kunci utamanya terletak pada manusianya, penerus islam yang nantinya akan berperan di bidangnya masing-masing. Diharapkan,tidak hanya mempelajari ilmu dunia saja tetapi juga ilmu keilmiahan, teknologi, ataupun sejenisnya. Perlu juga pendalaman terhadap aqidah, perbaikan terhadap akhlak, serta ilmu keislaman lainnya secara menyeluruh. Ataupun sebaliknya, jangan  sampai kita terlena, tersibukkan pada penghambaan diri kita kepada Yang Maha Esa sampai-sampai kita melupakan ilmu-ilmu yang akan bermanfaat bagi kemaslahatan umat di dunia.

Jika kita selalu beretika dalam berteknologi, memanfaatkan kemajuan teknologi, secara baik dan benar maka semuanya akan dapat berjalan secara selaras dan seimbang.

Tidak ada komentar: